-->
b269a6cd9c7fb6390d4ff2603151f87eb8490f288203181e72c51be3c386017e204ba57b71771155

Panduan Cara Merawat AC Mobil, Lengkap!

Maret 11, 2020 Posted By: Admin Dosen KW
Bagaimana cara merawat AC mobil agar tidak mudah rusak

 Mengendarai mobil di hari yang panas tanpa AC bisa menjadi siksaan, karena itu peran AC memang sangat penting. Jika anda tidak ingin AC anda rusak, Simak Tutorial dari Jemerik Otomotif berikut.

berikut beberapa kaidah perawatan AC Mobil:

  1. Baca buku manual penggunaan mobil. Di situ biasanya ada beberapa panduan yang harus dipatuhi untuk merawat AC. Di buku manual juga umumnya dicantumkan umur standar dari komponen-komponen AC Mobil, seperti kompresor, evaporator, slang, dan lain sebagainya. Di situ anda disarankan untuk mengganti komponen tersebut tiap beberapa periode, sehingga AC tetap bisa berjalan dengan Optimal.
  2. Serviskan AC di bengkel AC tiap setahun sekali. Sabuk penggerak kompresor perlu diinpeksi apakah ada kerusakan dan kekencangannya juga harus disesuaikan? Level cairan pendingin juga harus dicek dicek dan jangan sampai habis. Semua slang -slang juga harus dicek apakah ada pengerasan, gelembung, retakan atau bocoran?
  3. Anda harus selalu menjaga tekanan di pendingin AC sebulan sekali selama 10 menit. Hal ini mencegah slang-slang mengeras dan sil menjadi rusak. Saat ini, Anda harus mengeset AC ke posisi paling dingin dan kecepatan fan paling kencang.
  4. Keringkan evaporator setepah anda menjalankan AV untuk waktu yang lama. Jalankan defrost selama 5-10 menit untuk menghilangkan kelembapan yang tersisa. Ini juga mencegah bau busuk di AC Anda.


Selain maintenance, Anda juga harus tahu bagaimana troubleshooting atau penanganan kerusakan-kerusakan di AC.

Berikut ini list dari pengetahuan troubleshooting yang perlu anda pahami.

  1. Jika AC mobil anda tidak bekerja dengan Optimal, jangan dahulu terburu-buru memanggil mekanik. Pertama, cek apakah ada kebocoran di sistem AC Anda? Sering kali AC kurang dingin karena cairan pendingin (freon) jumlahnya berkurang alibat adanya kebocoran di kompresor atau sil O-ring.
  2. Ada juga kemungkinan kebocoran di sistem AC. Sebelum anda me-recharge cairan, pastikan tidak ada kebocoran, baik di slang atau kompresor.
  3. Gunakan pengukur tekanan untuk mengukur sistem pendingin mempunyai tekanan yang cukup atau tidak. Walaupun ada cairan pendingin, tetapi jika tekanan kurang, maka AC juga tidak optimal.
  4. Tentukan apakah kopling magnetik dari kompresor sedang tertekan? Ini merupakan masalah mekanik di kopling atau bisa juga kerusakan disebabkan jumlah cairan pendingin rendah. Jika kopling bekerja, tetapi tidak bisa menyalakan kompresor, maka kompresor AC anda butuh penggantian.
  5. Cek apakah ada sekring putus? Cek juga pengabelannya. Membetulkan sekring yang putus akan menjadi solusi yang tidak efektif jika ada pengabelan yang salah. Sekring umumnya putus karena ada korsleting atau kesalahan pengabelan. Bahkan, mobil penulis pernah AC-nya panas hanya gara-gara soket kabel copot karena getaran mesin.
  6. Ukur tenperatur udara di mobil. Jika AC mengeluarkan air dingin hanya sedikit, naka sisten AC umumnya dalam kondisi lembap dan membeku.
  7. Dengarkan apakah ada suara berisik? Jika ya, itu biasanya kompresor, tetapi tidak bisa juga slang atau sabuk yang perlu diganti.
  8. Terakhir, nemperbaiki AC umumnya pekerjaan yang membutuhkan keahlian tinggi, karena itu tidak ada salahnya Anda meminta bantuan teknisi profesional untuk melakukan hal ini.
View: - Tags: Perawatan Mobil