-->
b269a6cd9c7fb6390d4ff2603151f87eb8490f288203181e72c51be3c386017e204ba57b71771155

Cara Mengecek dan Mengganti Timing Belt serta Pembahasannya

Maret 10, 2020 Posted By: Admin Dosen KW
Tutorial Mengganti Timing Belt Mobil

Timing Belt merupakan komponen yang sederhana, terpihat sepele tetapi fungsinya sangat penting. Timing Belt ini adalah bagian mesin yang berfungsi mengatur timing/waktu pembukaan dan penutupan klep/katup buang dan katup isap di ruang silinder.

 Timing Belt nemastikan bahwa pergerakan katup berjalan harmonis dan tidak berbenturan satu dengan lainnya. Fungsi ini sangat penting karena jika tidak, paling parahnya mesin anda bisa rusak dan overhoul.

 Mesin mobil bisa dikelompokkan nenjadi 2 bagian, yaitu yang bersifat interferensi dan free-running. Interferensi akan mengalami error jika sinkronisasi piston dengan klep hilang, adapun free-running tidak akan mengalami eror.

Kebanyakan mesin mobil dan truk merupakan mesin 4 tak yang digolongkan jenis interferensi. Jika sinkronisasi yang dilakukan oleh timing belt ini rusak dikarenakan timing belt -nya aus atau putus, maka mesin dijamin hancur.

Timing belt ini seharusnya diganti setiap 50.000-60.000 kilometer, wapaupun ada juga produsen timing belt yang mengklaim bisa sampai 100.000 kilometer. Adapun pihak pabrik umumnya menyarankan anda mengganti timing belt ini setiap 40.000 kilometer.

Anda bisa mengecek timing belt dengan melakukannya sendiri. Anda juga sebenarnya bisa menggantinya sendiri, tetapi tidak mengapa jika anda memilih menggunakan jasa bengkel.

Berikut ini langkah-langkah mengecek dan mengganti timing belt mobil anda:


  1. Letakkan mobil ditempat yang datar, cukup ada cahaya, dan bukan tempat yang gelap.
  2. Buka kap mobil anda.
  3. Copot aki anda.
  4. Tentukan lokasi timing belt di mesin, biasanya di salah satu ujung mesin. Lihat buku manual mobil anda untuk mengetahuinya atau anda bisa bertanya ke mekanik langganan anda.
  5. Buka Penutup timing belt.
  6. Cari flywell atau roda gila dan cari tanda timing pada roda gila dan cam. Set keduanya ke titik mati atas(TMA) atau bahasa inggrisnya Top Dead Center (TDC).
  7. Tanda TDC di pulley roda gila bisa kelihatan di lubang yang disediakan di bagian transmisi yang mengandung roda gila.
  8. Longgarkan tensioner dari timing belt. Untuk melakukannya, anda bisa mengendurkan baut yang menegang tensioner.
  9. Jika timing belt masih bagus, anda tinggal menyesuaikan saja.
  10. Jika fisik timing belt rusak dan gerakannya sudah tidak bagus, Anda bisa menggantinya.
  11. Untuk memasangnya, caranya tinggal kebalikannya.
  12. Gerakan mesin secara manual dengan kunci pas untuk mengetahui apakah timing belt ini sudah benar? Pastikan gerakan mesin sudah harmonis dengan timing belt yang baru. Gerakan mesin tidak seperti tertahan dan piston serta klep tidak mengalami interferensi atau tabrakan.
  13. Kencangkan semua baut yang sudah dikendurkan saat mencopot dan memasang timing belt. Pastikan semuanya sudah kencang, tetapi jangan terlalu kencang karena akan menyulitkan jika akan dicopot nantinya.
  14. Pasang lagi aki.
  15. Tutup kap mobil.
  16. Mobil distarter dan cek apakah ada yang tidak bener?

Perhatikan bahwa Anda tidak boleh menggerakkan camshaft saat timing belt di copot dari dudukannya, karena nanti timingnya bisa kacau lagi.

View: - Tags: Mesin Mobil